Selasa, 21 Januari 2014

Tahun Baru Yang Tidak Baru Lagi...

Well..Happy Nu Year..
Telat 21 hari. Tapi saya bukan orang yang terbiasa untuk mengucapkan tahun baru so ucapan di atas bisa dibilang hanya basa basi saja. Sounds cliche, tapi buat saya semua tahun sama saja. Bahkan saya sering lupa tahun berapa peristiwa penting di hidup saya terjadi, kecuali ulang tahun. Saya sering lupa tahun berapa saya dilamar, nikah, kelahiran anak pertama, tahun orangtua saya lahir, tahun pertama saya berjilbab de el el. Padahal itu hal yang umumnya diingat orang.

Walaupun saya selalu merasa setiap tahun itu sama saja, dulu saya selalu membuat resolusi di awal tahun. Padahal saya tahu, resolusi itu selalu saya lupakan. Sama halnya dengan resolusi untuk lebih rajin mengupdate blog, atau resolusi diet, atau resolusi lebih rutin olahraga, atau resolusi makan-makanan yang lebih sehat. Untungnya beberapa tahun belakangan ini saya insaf, saya berhenti menyambut tahun baru dengan resolusi, i realize that i'm not "that" kind of person. Orang yang selalu sukses dengan resolusinya, orang yang selalu teratur dengan hidupnya, atau orang yang memiliki pencapaian sesuai dengan target-target hidupnya, ah...itu bukan saya.

Oh iya, walaupun setiap tahun itu sama saja, tapi tentu di setiap tahun ada kejutannya, ada peristiwa penting yang terjadi. Tahun ini, dimulai dengan terpilihnya tulisan saya menjadi salah satu kontributor di 2 buku yang akan diterbitkan oleh Diva Press. Yang pertama sebenarnya di akhir Desember tahun lalu yaitu Pejuang LDR dan yang kedua di tanggal 13 Januari bertepatan dengan ulang tahun saya adalah Namaku Kiran, Singel Titik. Setelah vakum dari mengirimkan tulisan selama beberapa tahun yang sibuk menjadi pekerja, kedua tulisan itu memacu semangat saya lagi untuk benar-benar kembali ke passion saya.

Selain tentang hal di atas, hari-hari yang lain masih seperti biasa. Musim hujan, Jakarta banjir, Tahun Politik.

Jadi, ucapan tahun baru di atas benar-benar sekedar basa-basi.