Selasa, 31 Mei 2016

ANIMAL FARM (GEORGE ORWELL)


Ketidakpuasan dalam sebuah sistem kekuasaan antara manusia dan hewan melahirkan pemberontakan. Pemberontakan itu berhasil dan menciptakan suasana baru yang penuh kebebasan dan kesetaraan di peternakan hewan. Peternakan yang dimiliki hewan, oleh hewan, dan untuk hewan. Tapi kebebasan juga butuh aturan. Saat aturan telah lahir, kekuasaan kembali diperebutkan. Hewan-hewan yang merasa lebih hebat dari hewan lainnya menjadi pemimpin. Dan ya, kekuasaan itu memabukkan. Peraturan yang telah diciptakan tidak lagi berlaku untuk para pemimpin, jika pemimpin melanggar aturan maka pasti aturannya yang harus direvisi, atau pembaca aturannya yang salah baca. Fakta diputarbalikkan, bahkan sejarah bisa diubah. Inilah konspirasi besar-besaran oleh para babi. Tidak ada waktu bagi hewan lain untuk mengeluh dan mengkritik karena tidak ada ruang untuk itu. Bahkan mereka sendiri ragu akan ingatan dan semangat kesetaraan di masa lalu itu apakah benar-benar ada? Apakah perjuangan mereka untuk mendapatkan kehidupan bebas seperti sekarang ini yang benar-benar mereka perjuangkan dahulu? Dahulu dan sekarang, fakta dan ingatan, babi atau manusia, tidak dapat lagi mereka bedakan. Ini cerita tentang para babi dan segala kelicikannya. Manusia tidak usah tersinggung.